Senin, 02 September 2019

Lab 41 Konsep Jaringan Wireless


Konsep Jaringan Wireless

Wireless atau nirkabel adalah salah satu cara untuk transmisi data tanpa perantara kabel. Contoh paling sederhana dari pengguna wireless adalah radio dan smartphone. Smartphone adalah perangkat wireless yang paling sering kita gunakan. Pada jaringan wireless MikroTik dikenal istilah wireless band, frequency channel, lebar channel, regulasi frekuensi dan mode frekuensi. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

      1.      Wireless Band
a.      Band merupakan mode kerja frekuensi dari suatu perangkat wireless.
b.   Untuk menghubungkan 2 perangkat, keduanya harus bekerja pada band frekuensi yang sama.


c.   Band 2,4 GHz adalah jenis band lama yang paling banyak digunakan untuk perangkat wireless berskala kecil, contohnya : smartphone dengan range frequency dari 2412-2499 MHz.
d.   Band 5,8GHz ini adalah band jenis baru, dan hanya digunakan untuk perangkat wireless berskala besar, seperti antena dengan frequency range dari 4920-6120MHz.

      2.      Frequency Channel
a.    Frequncy Channel adalah pembagian frekuensi dalam suatu band dimana access point (AP) beroperasi.
b.   Nilai-Nilai channel bergantung pada band yang dipilih, kemampuan wireless card, dan aturan/regulasi frekuensi suatu negara.
c.       Range frequency channel untuk maisng-masing band adalah sebagai berikut :
-          2,4 GHz = 2412-2499MHz
-          5 GHz =4920-6100MHz



      3.      Lebar Channel
a.       Lebar Channel adalah rentang frekuensi batas bawah dan batas atas dalam 1 channel.
b.      MikroTik dapat mengatur berapa lebar channel yang akan digunakan.
c.       Default lebar channel yang digunakan adalah 22MHz (ditulis 20MHz).
d.      Lebar channel dapat dikecilkan (5MHz) untuk meminimalisir frekuensi, atau dibesarkan (40MHz) untuk mendapatkan troughtput yang lebih besar.




      4.      Regulasi Frekuensi
a.   Setiap negara memiliki regulasi tertentu dalam hal frekuensi wireless untuk internet carrier.
b. Indonesia telah merdeka untuk menggunakan frekuensi 2,4GHz berdasarkan KEPMENHUB No.2/2005 berkat perjuangan para penggerak internet sejak tahun 2001.
c.  Regulasi tersebut dalam MikroTik di definisikan pada bagian wireless “country regulation”. Namun apabila ingin membuka semua frekuensi yang dapat digunakan oleh wireless card, dapat menggunakan pilihan “superchannel”.
d.  Untuk melihat jumlah channel frekuensi default MikroTik ada di menu wireless wlan1 wireless. Untuk melihat jumlah channel frekuensi untuk country regulation Indonesia ada di menu wireless wlan1 “Wireless Advanced Mode”.




      5.      Frequency Mode (Mode Frekuensi)
1.  Manual-tx-power Transmit power diatur manual (tidak menyesuaikan dengan negara tertentu).
2.  Regulation-domain Frekuensi Channel disesuaikan dengan frekuensi-frekuensi yang di ijinkan di suatu negara.
3.     Super channel membuka semua frekuensi yang bisa di support oleh wireless card.


Router OS mendukung beberapa modul radio (wireless card) untuk jaringan WLAN atau Wi-Fi (Wireless Fidelity). Untuk Wi-Fi memiliki standar dan spesifikasi IEEE 802.11 dan menggunakan frekuensi 2,4GHz dan 5,8GHz. Untuk perangakt MikroTik yang menggunakan Band 5,8GHz contohnya adalah RB LHG.



0 komentar:

Posting Komentar