Senin, 02 September 2019

Lab 45 - Wireless Station

Wireless Station

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Pada artikel yang saya tulis sebelumnya, saya telah membahas materi mengenai salah satu mode penerima yaitu “Wireless Station Bridge”. Dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas menegenai mode penerima lain yaitu “Wireless Station”. Perbedaan dari ke-2 mode antara Station Bridge dan Station adalah :
     1.      Mode Station Bridge
Hanya dapat menerima layanan wireless dari sesama router MikroTik. Dan jika kita menggunakan Mode Station maka kita dapat menerima layanan wireless dari berbagai vendor selain MikroTik seperti Cisco, Juniper, TP-Link dan lain sebagainya.

      2.      Station Bridge
Dalam mode ini kita dapat melakukan bridge, sedangkan apabila kita menggunakan mode Station, maka kita tidak dapat konfigurasi bridge pada interface yang digunakan pada mode Station.
Jadi dapat disimpulkan pada Mode Station ini dapat dipergunakan untuk router yang berbeda vendor, sedangkan pada Mode Station Bridge hanya dapat menerima layanan wireless dari vendor yang sama. 

Berikut ini langkah-langkah konfigurasi untuk “Wireless Station” :

   a.  Langkah yang pertama remote dan loginlah ke MikroTik.
   b.  Pastikan disekitar kamu terdapat router yang bervendor lain yang menjadi pemancar.
   c.  Lakukan scanning dan klik Start, kemudian pilih AP bervendor non-MikroTik. Permisalannya adalah seperti tampilan berikut ini.


   d.  Dan pada mode yang semula yaitu “Station Bridge”, akan berubah menjadi “Station” secara otomatis karena pemancar berbeda vendor.
  e.  Setelah kita mengkonfigurasikan wireless “Station”, kemudian kamu bisa mulai emmbuat DHCP Client agar dapat berkomunikasi denagn router si pemancar.

Sekian dulu ya pembahasan Wireless Station pada artikel kali ini, dan tunggu artikel-artikel ku berikutnya yang masih membahas materi seputar Wireless. Sekian

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

0 komentar:

Posting Komentar