Jumat, 16 Agustus 2019

Lab 39 ARP Mode Reply-Only

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai ARP Mode Reply-Only, dimana Mode ini banyak digunakan sebagai fitur keamanan pada MikroTik.  Untuk prakteknya kita akan membuat pemetaan ARP menjadi static, sehingga bila client mengubah IP nya berbeda dengan yang ada di ARP List dia tidak dapat berkomunikasi.

Oke langsung saja pada konfigurasinya adalah sebagai berikut :
1. Loginlah ke mikrotik terlebih dahulu, kemudian lakukan konfigurasi IP dan DHCP Server dengan alamat RB 192.168.9.1, dan pastikan client dapat ping ke router seperti pada gambar berikut ini.


2. Setelah perintah diatas dilakukan, cek pada IP-ARP List apakah sudah dynamic atau belum. Jika sudah sekarang klik 2x pada IP si client lalu buat menjadi Mac Static dengan cara klik "Mac Static".


3. Pada ARP List lihat apakah tanda D (dynamic) pada IP Client ether 2 telah hilang atau belum. Jika tanda D telah hilang maka client telah berhasil untuk dibuat Static. Selanjutnya rubah mode ARP pada ether 2 yang tadinya Enable menjadi Reply-Only seperti tampilan berikut.


4. Dengan konfigurasi di atas client tidak dapat merubah IP nya secara sembarangan, karena jika dirubah maka mereka tidak akan bisa berkomunikasi dengan Router. Untuk pembuktiannya sekarang konfigurasi IP secara manual  yang penting masih satu jaringan, seperti tampilan berikut.


5. Langkah yang terakhir lakukan pengujian dengan ping ke alamat router tadi yaitu 192.168.9.1, maka client tidak akan bisa berkomunikasi dengan router.


Kesimpulannya IP yang dikonfigurasi secara manual tidak terdaftar pada ARP List MikroTik dan tidak dapat berkomunikasi dengan Router.

Sekian Artikel kali ini, tunggu artikel berikutnya. Semoga bermanfaat

Wassalamu'alaikum Wr.Wb





0 komentar:

Posting Komentar