Minggu, 14 Juli 2019

Lab 29 - Pengenalan Firewall pada MikroTik


Lab 29 - Pengenalan Firewall pada MikroTik

Firewall adalah salah satu aplikasi pada sistem operasi yang dibutuhkan oleh jaringan komputer untuk melindungi integritas data/sistem jaringan dari serangan-serangan pihak yang tidak bertangggung jawab atau lalu lintas jaringan yang tidak aman. Caranya dengan melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang melewatinya. Pada firewall terjadi beberapa proses yang memungkinkannya melindungi jaringan. Proses yang terjadi pada firewall ada 3 macam yaitu :

  Ø  Modifikasi header paket
  Ø  Translasi alamat jaringan
  Ø  Filter paket

# Jenis- Jenis firewall :

a). Packet Filtering Gateway
b). Application Layer Gateway
c). Circuit Level Gateway
d). Stateful Multilayer Inspection Firewall

# Berikut penjelasan masing-masing jenis firewall :

1.   Packet Filtering Gateway
Packet filtering gateway dapat diartikan sebagai firewall yang bertugas melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang datang dari luar jaringan yang dilindunginya. Foiltrasi paket ini hanya terbatas pada sumber paket, tujuan paket, dan atribut-atribut dari paket tersebut. Misalnya paket tersebut bertujuan ke server kita yang menggunakan alamat IP 202.51.226.35 dengan port 80. Port 80 adalah atribut yang dimiliki oleh paket tersebut. Seperti yang terlihat pada gambar 11.4, firewall tersebut akan melewatkan paket dengan tujuan ke web server yang menggunakan port 80 dan menolak paket yang menuju web server dengan port 23. Bila kita lihat dari sisi arsitektur TCP/IP, firewall ini akan bekerja pada layer internet. Firewall ini biasanya merupaka bagian dari sebuah router firewall. Software yang dapat digunakan untuk implementasi packet filtering diantaranya adalah IP Table dan IP fw.

2.   Application Layer Gateway
Model firewall ini juga dapat disebut proxy firewall. Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber, tujuan dan atribut paket, tapi bisa mencapai isi (content) paket tersebut. Mekanisme lainnya yang terjadi adalah paket tersebut tidak akan secara langsung sampai ke server tujuan, akan tetapi hanya sampai firewall saja. Selebihnya firewall ini akan mebuka koneksi baru ke server tujuan setelah paket tersebut diperiksa berdasarkan aturan yang berlaku. Bila kita melihat dari sisi layer TCP/IP, firewall jenis ini akan melakukan filterisasi pada layer aplikasi (Application Layer).

3.   Circuit Level Gateway
           Model firewall ini bekerja pada bagian lapisan transport model referensi TCP/IP. Firewall ini kan melakukan pengawasan terhadap awal hubungan TCP yang biasa disebut sebagai TCP Handking, yaitu proses untuk menentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak. Bentuknya hampir sama dengan Applicaion Layer Gateway, hanya saja bagian yang difilter terdapat ada lapisan yang berbeda, yaitu berada pada layer transport.

4.   Statefull Multilayer Inspection Firewall
Model firewall ini merupakan penggabungan dari ketiga firewall sebelumnya. Firewall jenis ini akan bekerja pada lapisa aplikasi , transport dan internet. Dengan penggabungan ketiga model firewall yaitu packet filtering gateway, appplication layer gateway dan circuit level gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan firewall yang memberikan fitur terbanyak tingkat keamanan yang paling tinggi.

Disini saya hanya akan membahas firewall filter rules, connection state, dan firewall nat. Dalam membuat firewall kita juga harus melengkapinya dengan action. Action pada firewall antara lain :

      a)      Accept = di izinkan
      b)      Drop = ditolak tanpa ada pemberitahuan
      c)      Reject = ditolak tetapi mengirimkan pesan error berupa ICMC
      d)     Tarpit = ditolsk tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK
             untuk paket TCP SYN yang masuk).
      e)      Passtrought = mengabaikan rule tetapi dilanjutkan ke rule selanjutnya.
      f)       Log = mencatat aktifitas ke dalam log
      g)      Jump = melompat ke rule yang lain (harus membuat rule target jump).

0 komentar:

Posting Komentar