Lab 22 - DHCP Server
DHCP singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol. DHCP merupakan
salah satu fitur dari mikrotik yakni memberikan layanan IP secara otomatis,
sehingga client tidak perlu set IP secara static atau manual. DHCP Server dapat
kita buat secara manual dan otomatis. Kita gunakan topologi seperti berikut.
1.
Manual
·
Saya sarankan bahwa mikrotik sudah diset IP
Address. Sekarang lanjut config dhcp server, buka IP > pool
· Address merupakan rentang IP yang diberikan
kepada client. Selanjutnya buka IP > dhcp server > network.
·
Setelah semua di config pindah ke tab dhcp
·
Interface diarahkan ke ether 2 karena ether 2
menggunakan fitur dhcp server, sedangkan address pool diarahkan ke pool 1
adalah rentang IP yang diberikan ke client. Terakhir set client ke obtain.
2.
Otomatis
a)
Saat kita config manual kita harus membuat IP
pool > network > server. Pada saat membuat otomatis kita hanya tinggal
klik klik saja. Tapi sebelum itu hapus dhcp server tadi. Kemudian buka tab dhcp
> dhcp setup.
b)
Lalu tinggal next terus sampai muncul tulisan successfully seperti tampilan berikut ini.
c)
Kemudian set client menjadi obtain dan test
dengan ping.
d)
Langkah selanjutnya, lihat parameter Ipv4
Default Gateway dan DHCP Server, itu menunjukan bahwa client mendapatkan IP
secara otomatis.






0 komentar:
Posting Komentar