Jumat, 31 Juli 2020

Lab 26 - DHCP Relay

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh...Nah pada kesempatan kali ini kita akan belajar materi baru yaitu tentang DHCP Relay yang mana akan kita konfigurasi pada Aplikasi Cisco Packet Tracer.

Pertama kita harus tau apa sih DHCP Relay itu?

DHCP Relay sebenarnya sama dengan DHCP pada umumnya, yakni Dynamic Host Configuration Protocol yang berfungsi untuk memberikan IP Address secara otomatis dari Server ke Client dengan network yang berbeda.

Untuk percobaan kali ini, kita akan membuat topologi yang terdiri dari 1 server(internet), 2 router, dan 1 PC sebagai clientnya kemudian kita hubungkan dengan kabel.

Tampilan topologinya adalah sebagai berikut.

Oke sekarang kita akan langsung mulai ke konfigurasinya :

1. Pertama, buka pada Router0 beri nama terserah kalian, disini saya menamainya dengan R-DianAstri(13) . Kemudian untuk masuk ke interface router, perintahnya lihat tampilan berikut.

2. Buat IP Address dan jangan lupa isi juga subnetmasknya kemudian enter.

3. Selanjutnya kita nyalakan Interface dengan perintah no sh atau no shutdown kemudian exit.

4. Langkah ke 1-3 yang kalian lakukan pada g0/0 lakukan juga ke int g0/1.

5. Oke setelah konfigurasi Router0 kita pindah ke Router1. Konfigurasi hal yang sama, mulai namai terlebih dahulu routernya, masuk ke interface router, beri ip dan subnetmask, sampai dengan menyalakan interface lalu exit.



6. Usai mengkonfigurasi interfacenya, sekarang kita konfigurasi routing pada Router0 dan Router1. Disini saya menggunakan Routing Dynamic EIGRP, yang mana dalam perintah dibawah terdapat perintah "router eigrp 100", "100" tersebut berarti nomor AS (Autonomous System).


7. Selanjutnya konfigurasi DHCP Relay pada Router0 yang akan diteruskan oleh Router1. Perintah DHCP-Relay dibawah ini hanya merupakan penamaan pool, yang artinya kalian bisa menamainya sesuka kalian.

Dan pada perintah "ip dhcp excluded-address" yaitu untuk membatasi IP Address mana yang tidak boleh diberikan kepada Cient, disana sudah ditentukan dari host ke-1 sampai host ke-20, jadi nanti Client akan mendapatkan IP Address dari mulai host ke-21 dan seterusnya.

9. Pada perintah int g0/1 dibawah ini untuk mengaktifkan interfacenya. Sedangkan perintah "ip helper-address" adalah perintah untuk mengaktifkan DHCP Relay, kemudian untuk IP Address [10.10.10.1] adalah IP Address yang terdapat pada Router0 yang menghubungkan ke Router1.

10. Oke langkah terakhir dari konfigurasi DHCP Relay ini, kalian buka pada menu Dekstop PC yang merupakan client dan ubah pengaturan yang sebelumnya Static ke DHCP dan bisa dilihat kita sudah beehasil mendapatkan IP secara otomatis.

Jangan lupa isi juga IP pada Dekstop Server seperti tampilan berikut ini.

Sekian dulu untuk pembahasan DHCP Relay kali ini, semoga bermanfaat. Selamat Mencoba dan Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabaraokatuh


Kamis, 23 Juli 2020

Lab 25 - Inter Vlan Routing


Assalamu'alaikum Warohmatullohi wabarokatuh...Nah ketemu lagi sama ak ya guys, Pada artikel kali ini kita akan Belajar mengenai Inter Vlan Routing, yang mana kita akan mencoba menghubungkan Vlan yang berbeda menggunakan router.

Oke langsung saja kita mulai konfigurasinya. Disini kita akan menggunakan layout jaringan seperti dibawah ini.
1. Yang pertama, kita konfigurasi IP terlebih dahulu pada setiap PC. Ketentuannya Pada Jaringan Vlan 10 memiliki IP 192.168.13.0/24 dan pada jaringan Vlan 20 memiliki IP 92.168.14.0/24 dan Jangan lupa selain mengisi IP dan Subnet Mask kalian juga harus mengisi nilai Gatewaynya sesuai gambar yang sudah saya sisipkan.







2. Sekarang konfigurasi dibagian Switchnya. Nah di Switch ini kita akan konfigurasi Vlan kemudian menerapkan trunk pada port yang mengarah ke router.


3. Setelah selesai mengkonfigurasi di bagian Switchnya, sekarang kita akan mengkonfigurasi dibagian Routernya. Yang pertama kita akan menyalakan interface atau port yang mengarah ke switch. Caranya perhatikan gambar berikut ini


4. Selanjutnya kita akan membuat port untuk vlan dengan tetap menggunakan port asli. Kemudian konfigurasi IP pada Interface tersebut, dengan ketentuan IP Gateway PC yang berada pada Vlan.


5. Langkah terakhir, coba lakukan ping dari Vlan 10 ke 20 seperti tampilan berikut ini.


6. Lakukan juga pengujian ping dari Vlan 20 ke Vlan 10 seperti tadi, dan jika hasilnya sudah TTL maka itu artinya konfigurasi Inter Vlan telah selesai dan berhasil.


Oke untuk materi hari ini cukup disitu dulu ya, selamat mencoba dan jangan lupa mengunjungi blog ini... Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Kamis, 05 Maret 2020

Cara Request Data Pada Laravel

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh...Pada artikel kali ini kita masih membahas materi seputar Laravel, dan materi Laravel itu kalian harus bener-bener paham dari dasarnya ya..karena antara materi satu dan yang lain saling berhubungan erat dan berguna untuk pengerjaan project kalian nantinya.

Hari ini kita akan membahas materi tentang Cara Request Data Pada Laravel. Tapi sebelum mulai praktik, saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai Request Data. Request Data merupakan proses menerima atau penangkapan data dari Inputan Post.

# Request Data terdiri dari 2 proses, yaitu sebagai berikut :
a) Menangkap data melalui URL
b) Menangkap data dari Inputan

Request Data atau Penerimaan Data ini akan sering kita gunakan ketika kita mengerjakan project pengembangan aplikasi menggunakan Laravel, baik untuk penangkapan melalui url, inputan saat membuat proses login dan masih banyak lagi.

Oke berikut ini Cara Request Data Pada Laravel :


1. Langkah yang pertama, buka file web.php pada aplikasi Sublime Text dan buatlah Controller baru. Contohnya formatnya seperti gambar yang saya lampirkan di bawah dan saya tandai dengan kotak merah. 


2. Buka Command Prompt kalian dan ketikkan perintah untuk mengecek Controller yang barusan kalian buat, apakah sudah berhasil atau belum. Jika berhasil, maka akan muncul tulisan Successfully. Setelah berhasil, silakan cek pada Folder Laravel kalian..apakah file controller tersebut sudah ada atau belum.



3. Langkah selanjutnya, buka File Controller yang barusan kita buat di aplikasi Sublime Text. Pada File tersebut tambahkan kode atau perintah seperti pada gambar yang sudah saya tandai didalam warna merah.


4. Untuk pembuktian bahwa kita telah berhasil menangkap data melalui URL, buka pada web browser dan ketikkan localhost:8000/kits8/(isi yang ingin ditampilkan di browser). Pada gambar dibawah saya menampilkan 2 gambar, yang mana maksudnya agar kalian paham bahwa dibelakang nama controller yang kita panggil kita dapat menuliskan kalimat sesuai keinginan kita.





1. Langkah yang pertama, buat 2 Route baru lagi pada file web.php , untuk formatnya lihat tampilan berikut ini. Ingat!! jangan sampai kurang tanda titik koma (;) atau yang lainnya, karena ini sangat berpengaruh.


2. Selanjutnya cek pada cmd dengan perintah php artisan make:Controller Daftar seperti pada tahap menangkap dengan url tadi. Dan cek juga apakah file nya sudah ada atau belum.



3. Karena pada Route Daftar/Wawancara ini kita akan menangkap data post dari form. Maka dari itu kita harus menambahkan method Daftar pada File LowonganController.php. Hal ini berfungsi agar pada saat pengujian di web browser, dia tau bahwa controller yang harus ditampilkan adalah Controller Daftar.



4. Pada Method Daftar ini kita memanggil View Daftar. Jadi sekarang kita buat view baru dengan nama Daftar.blade.php , kemudian simpan file tersebut dalam Folder Resources-View. Kemudian disini kita akan membuat form inputan sederhana, yaitu form inputan Username dan Password dan kita arahkan ke Route Daftar/Wawancara. Untuk perintahnya silakan lihat tampilan berikut ini.



5. Selanjutnya, karena pada Route Daftar/Wawancara sudah kita set ke Method "Wawancara" pada Controller LowonganController.php, maka sekarang kita buat lagi method wawancara() yang sebagai pemroses data yang dikirim dari form belajar_laraveldian/Http/Controllers/LowonganController.php


6. Terakhir cek pada web browser dengan mengetikkan localhost:8000/Daftar dan isi pada kolom Username dan Passwordnya, lalu klik Submit. Hal ini kita lakukan untuk mengetahui apakah perintah atau kode yang telah kita buat daitas sudah berfungsi dengan baik atau belum.


Oke sekarang kita telah berhasil Menangkap Data Pada Laravel, baik melalui URL dan dari Inputan. Itu artinya kita telah berhasil melakukan Request Data Pada Laravel nih...Alhamdulillah

Sekian dulu ya artikel kali ini, semoga bermanfaat dan jangan pernah berhenti untuk mencoba..karena dari situ kita akan terlatih dalam menghadapi setiap kasus atau masalah kedepannya, Eehehe

                      Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Cara Passing Data Controller Ke View Laravel

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh...Pada kesempatan kali ini kita akan belajar materi yang masih seputar Laravel, yaitu tentang Cara Passing Data Controller  Ke View Laravel.

Sebelum menginjak ke praktik, kalian tau nggak sih apa itu Passing Data?? Hmm..jangan khawatir, aku akan jelasin. Passing  Data merupakan proses pengiriman data (transfer data) yang ada pada controller ke view untuk ditampilkan. Untuk Cara Passing Data sendiri, dapat kalian lakukan pada parameter ke-2 dari fungsi view. 

# Cara Passing Data Controller Ke View Laravel terdiri atas 3 tahapan berikut :
a) Memanggil View dari Controller Laravel
b) Passing Data dari Controller Ke View Laravel
c) Passing Data Array Ke View Laravel

Oke sekarang kita mulai Praktik Passing Data, caranya adalah s
ebagai berikut :


1. Langkah pertama kita akan mulai dengan memanggil view dari LowonganController yang telah kita buat pada tutorial sebelumnya. Untuk caranya kalian ikuti tampilan berikut yang telah saya beri tanda merah.


Gambar dibawah ini merupakan tampilan perintah method index() yang berguna untuk return atau mengembalikan string yang telah kita lakukan pada tutorial sebelumnya.


2. Selanjutnya buat view baru untuk dapat menampilkan view Lowongan, dan tempatkan view tersebut nanti pada Folder Views dengan nama (nama).blade.php misalnya Lowongan.blade.php


3. Buka File LowonganController.php di Sublime Text dan ketik perintah untuk memanggil view Lowongan.blade.php dengan format kode seperti gambar berikut ini.


4. Setelah melakukan langkah sebelumnya, sekarang cek pada web browser dengan perintah localhost:8000/Lowongan. Maka kita akan disuguhkan (muncul tampilan) dari view Lowongan.blade.php seperti gambar dibawah ini.



1. Silakan buka method index() pada LowonganController.php pada Sublime Text, dan tambahkan perintah seperti tampilan berikut.



Pada syntax di atas menunjukkan bahwa kita sedang membuat variabel yang menyimpan data "Dian_Astri". Selanjutnya pada bagian $nama berarti bahwa kita akan mengirimkan data berupa variabel nama.

2. Sekarang buka view Lowongan.blade.php dan tuliskan atau tambahkan syntax {{$nama}} untuk menampilkan data dari dalam variabel nama.



3.Untuk melihat hasilnya, cek pada web browser kalian. Tampilannya seperti gambar berikut ini.



1. Sekarang kita akan mengoper data array ke view laravel. Pertama buka File LowonganController.php kalian pada sublime dan tambahkan kode atau perintah seperti gambar berikut ini.



Syntax dibawah ini berarti bahwa kita memasukkan data array ke dalam variabel materi, kemudian kita kirimkan dengan nama tutorial. Jadi untuk mengakses view, kita akan mengaksesnya dengan nama "tutorial".



2. Masuk pada File Lowongan.blade.php menggunakan sublime. Perhatikan pada syntax foreach() berfungsi untuk menampilkan data array "tutorial" yang dikirimkan pada controller. Pada default nya data "tutorial" tersebut berbentuk array, jadi kita ubah menjadi variabel dengan menggunakan syntax @foreach seperti pada tampilan berikut ini.



3. Dan untuk hasil atau pembuktian dari langkah yang telah kita lakukan diatas, kalian pergi ke web browser dan ketikkan perintah localhost:8000/Lowongan seperti gambar berikut ini.


Sekian dulu ya artikel Tentang Passing Data Controller Ke View Laravel kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi kalian dan selamat mencoba.

                                Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh